Let Us Guide You to Reach Your imagination and passion beyond conventional thinking

Tuesday, April 17, 2018

BSD LowRise Apartment



Nama Proyek: Low Rise Apartment BSD
Lokasi Proyek: BSD
Status Proyek : Pre Elimenary Design
Luas Tanah/Bangunan: 1710/9315 m2
Nama Klien: Confidential
Tahun: 2016
Arsitek Prinsipal: Yunus Noor Architects



Bangunan apartement ini memiliki konsep Low Rise Apartement dengan  menghadirkan 6 Lantai bangunan dengan unit hunian besar yaitu ; 60 m2, 90 m2 115m2, 135m2, hal ini menanggapi budaya kebanyakan orang Indonesia yang lebih cenderung lebih menyukai bangunan yang tidak terlalu tinggi sehingga terkesan membumi  atau  Landed.

            Kebutuhan Hunian dengan Konsep ini bagi kaum Urban ini menjadi tantangan utama itu harus diselesaikan dalam desain ini yang mempunyai keterbatasan lahan.
Tantangan pertama dimulai dengan penzoningan bangunan dengan perletakan Lantai Basement sebagai fasilitas parkir penghuni dan peletakan  zona unit hunian ini dengan menggabungkan unit tersebut kedalam satu lantai bangunan hingga menjadi typical hingga ke lantai 5 dan lantai 6 kombinasi unit hunian dengan fasilitas swimingpool dan cafĂ© yang menjadi open roof top Bangunan,  Konsep landed bangunan direpresentasikan dengan void besar yang menjadi iiner court yangserta penunjang bagi disertai sirkulasi vertical berupa lift serta sirkulasi udara.


Tampilan fasad Bangunan tetap menampilkan konsep minimalis modern serta menggunakan plat cutting motif batik sebagai upaya refleksi light dan elegan hinnga hunian ini memang berkesan eksklusif yang tinggi sehingga membentuk tampilan eksterior yang menarik.

Biring House Depok


Nama Proyek: Rumah Beji
Lokasi Proyek: Beji Depok Jl. Biring biring Depok Jawa Barat

Luas Tanah/Bangunan: 108/133,10 m2
Nama Klien: Bpk. Mardiansyah
Tahun: 2017
Arsitek Prinsipal: Yunus Noor Architects
Rumah ini memiliki lahan dengan lebar 6m  dan panjang 8m luasan sekitar 108 m2. Bangunan rumah tinggal dengan lebar 6 m ini untuk tatanan ruang dalamnya rumah ini tetap mengacu pada kaidah rumah sehat yang nyaman untuk di tinggali, dengan pembagian zona public dan privat yang baik, dan dengan pencahayaan serta penghawaan yang optimal.

 Kebutuhan ruang/spasi besar untuk aktivitas keluarga adalah tantangan utama itu harus diselesaikan dalam desain in yang mempunyai GSB 4m dengan sisa lahan terbangun 14 m ke belakang.
Tantangan pertama dimulai dengan penzoningan bangunan dengan perletakan zona ruang keluarga dan dapur serta ruang makan dibuat tanpa sekat dengan sirkulasi udara dengan membuat jalur service yang berada disamping serta taman yang ditempatkan disisi sebelahnya tanpa menempel pada bangunan sekitar yang diharapkan menjadi sirkulasi silang udara dan juga merupakan jalur utilitas bangunan.. Perletakan Zona privat ditempatkan di lantai 2 bangunan juga diupayakan mendapat pencahayaan dan penghawaan yang optimal pula,serta lantai 3 merupakan area roof garden serta area pengembangan bangunan selanjutnya atau bangunan bertumbuh yaitu secara vertical.


Tampilan fasad Bangunan diupayakan minim perawatan dengan mengunakan material bata ekspos yg dibuat menarik serta penonjolan bidang putih pemutus bidang yang datar tersebutjuga sebagai  pembentuk tampilan eksterior yang menarik.





Friday, February 5, 2016

Kost Anggrek Loka BSD


Nama Proyek: Kost anggrek Loka
Lokasi Proyek: Anggrek Loka BSD
Luas Tanah/Bangunan: 200/303,98 m2
Nama Klien: Bpk. Reza Pahlevi
Tahun: 2015
Arsitek Prinsipal: Yunus Noor

Berada di Jalan Anggrek Loka BSD ini mmemang daerah yang mengalami perkembangan pesat dengan berkembangnya  Area BSD yang kemudian membuat daerah tersebut ber evolusi menjadi tempat yang strategis, dimana terdapat sentra-sentra kuliner, dekat dengan kegiatan perekonomian lainya spt : kantor, Fasilitas Pendidikan dan pusat perbelanjaan mendorong sebuah  ide untuk pendirian hunian berbayar . Rencana Hunian berbayar atau kost  ini akan dibangun dengan tinggi bangunan 2 lantai dan lantai Atap digunakan sebagai roof garden, ruang bersama dan jemur.

 

Bangunan ini memiliki  tampilan fasad yang sangat kontras dengan menggunakan material rooster, fasad ini  merupakan respon terhadap iklim daerah tropis yang membutuhkan bukaan untuk pencahayaan dan udara.

Tampilan  fasad bangunan  desainnya mengeksploitasi bukaan, sehingga tampilan penuh dengan roster merupakan keunikan serta point of view dari bangunan tersebut. .

Desain yang kontras dan unik tersebut  juga memiliki tujuan komersil, karena dengan tampilan yang unik tersebut masyarakat akan mudah mengingat homestay tersebut. Sehingga Homestay ini akan bernilai bisnis yang bagus.

Tuesday, January 26, 2016

American Country Style House at Tasikmalaya


Nama Proyek                   : American style
Lokasi Proyek                 : Desa Rancapaku, Tasikmalaya
Luas Tanah/Bangunan    : 1200/402,89 m2
Nama Klien                     : Bpk. Renol. K
Tahun                              : September 2015
Arsitek Prinsipal             : Yunus Noor


Rumah  ini memiliki lahan yang cukup luas + 1200 m2, konsep dari bangunan ini adalah American country house , pemilik menginginkan rumah yang homy yang menyatu dengan karakter dan lingkungan pedesaan di tasikmalaya dengan mengadopsi gaya tersebut

Tampilan fasad bangunan menggunakan  material GRC yang disusun seperti kayu2, mengingat anggaran dan biaya perawatan yang ringan. Tampilan yang terkesan sederhana dan apa adanya justru menjadi daya tarik , menjadikan bangunan ini terasa harmonis dengan lingkungan sekitar

Untuk tatanan ruang dalamnya rumah ini tetap mengacu pada kaidah rumah American style, dengan pembagian zona public dan  privat yang baik, dan dengan pencahayaan serta penghawaan yang optimal.

 Pada lantai dasar  disambut Foyer dan tangga pada area public dan menuju ke living room serta dapur; untuk bagian lantai  atasnya  khusus ruang privat berupa 1 ruang tidur Utama dan 2 ruang tidur anak, dengan penataan ruang yang di sesuaikan dengan  kebutuhan pemiliknya.

AR-RAHMAN Mosque





Nama Proyek      : Masjid Ar-Rahman

Lokasi Proyek     : Tembalang, Semarang Jawa Tengah
Status                   : Pra Rencana
Tahun                   :November  2015
Arsitek Prinsipal  : Yunus Noor


Masjid ini memakai  konsep simpel minimalis dengan mengambil analogi Baitullah ( Kabah). Masjid ini  tidak menampilkan unsur- unsur  bentuk  masjid pada umunya, yang biasa memakai lengkung dan pemakaian kubah di bagian atapnya.

Konsep yang mengusung kesederhanaan bentuk dan mengusung inti dari sebuah peribadatan yang didalamnya terdapat kekhusu’an dalam menjalankan perintahnya di buat dalam hal interior nya yang meminimalisasi ornament -ornamen  yang mungkin menggagu dalam hal focus dalam beribadah. dan hanya satu focal point yaitu mihrab sajasebagai point of interestnya

Bangunan ini terdiri dari 2 lantai; Lantai pertama  berupa ruang serbaguna  yang dapat dialokasikan sebagai sarana fasilitas masjid yang digunakan sebagai TPQ dan juga kegiatan lainya sepert resepsi dll. ; Lantai kedua dikhususkan untuk sarana peribadatan  yaitu Shalat.  Tampilan luar Masjid hanya menampilan kaligrafi lafadz Tauhidnya yang mengusung Shahadat yang merupakan Pondasi utama dalam Islam,sehingga secara  psikologis mengingatkan orang akan kesempurnaan rukun Islam ke Lima yaitu haji ke Baitullah serta  seberapa besar eksistensi dirinya dihadapan Tuhannya, ini ditampilkan sebagai identitas dari masjid tersebut.


Monday, September 1, 2014

Rumah Benhil







Nama Proyek                          : Rumah Benhil
Lokasi Proyek                         : Taman Benhill Raya 126
Luas Tanah/Bangunan            : 135 M2/220m2
Nama Klien                             : Annisa Bachtiar
Tahun                                      : 2014
Arsitek Prinsipal                      : Yunus Noor


Lokasi ini berada pada daerah pusat kota yang padat dengan  luas tanah yang tidak terlalu luas, dengan KLB 1,6 dengan Ketinggian Bangunan 3 Lantai dan KDB yang 60 % dari lahan.

Tampilan fasad  Bangunan merupakan efek dari arah orientasi dari Bangunan yang menghadap Barat. Tampilan kontemporer dengan kostum isasi pada dinding yang dibuat rooster, dengan permainan bidang  bagunan dengan material kayu susun bata sebagai cara untuk mereduksi panas matahari ketika sore juga sebagai pembentuk tampilan eksterior yang menarik dengan permainan bidang .

Penampilan Rumah  ini memang juga mengakomodasi keinginan klien keinginannya agar ada Unsur Kayu yang ditonjolkan sebagai view capture bangunan, bentuk geometris yang sederahana agar terlihat egaliter pada kondisi kawasan pemukiman padat  tersebut. Rumah juga merepresentatasikan dari keinginan Klien untuk membuat suatu hunian yang nyaman.

Untuk tatanan ruang dalamnya Rumah  ini membuat penzoningan secara vertikal dimana Area publik terletak pada area lantai dasar, sedangkan area privat berada pada lantai 2 serta areal service dan semi publik berada pada lantai 3.Area Privat juga dihubungkan sengan tangga pada areal eksterior hal ini dubuat sebagai akses langsung menuju privat area dan semi publik serta service area, dan sebagai area evakuasi terhadap bahaya kebakaran yang langsung menuju area luar dari bangunan.





Saturday, July 6, 2013

Villa Bucu








Nama Proyek                          : Villa Bucu                                                                                           Lokasi Proyek                         : Desa Bucu Jepara – Jawa Tengah
Luas Tanah/Bangunan              : 200/175m2
Nama Klien                             : Milik Pribadi
Tahun                                      : 2013
Arsitek Prinsipal                      : Yunus Noor



Villa ini memiliki lahan yang berada pada areal tebing bukit dan luas bangunan yang tidak terlalu luas, dengan arah orientasi bangunan mengahadap areal cekungan bukit yang ideal untuk dijadikan Villa peristirahatan.

Tampilan fasad  Bangunan merupakan efek dari arah orientasi dari villa tersebut. Tampilan yang terkesan tertutup, dengan permainan bidang geometri jajaran genjang serta kotak-kotak hal ini dimungkinkan sebagai cara untuk mereduksi panas matahari ketika sore juga sebagai pembentuk tampilan eksterior yang menarikdengan permainan bidang serta pengeksposan terhadap dinding roster.

Villa ini memang terlihat sedikit introvert dan massif, hal ini memang merupakan strategi dari sebuah perencanaan yang berorientasi pada satu view terbaik pada cekungan bukit dan pengupayaan bentuk bentuk geometris yang sederahana agar terlihat egaliter pada kondisi kawasan tersebut. Villa ini merupakan representatasi dari keinginan untuk membuat suatu hunian yang nyaman.

Untuk tatanan ruang dalamnya Villa  ini tetap mengacu pada kaidah rumah sehat yang nyaman sebagai tempat peristirahatan dari rutinitas, dengan pembagian zona public dan privat yang baik, dan dengan pencahayaan serta penghawaan yang optimal.